Rabu, 23 Maret 2011

Serba-serbi rajutan

Crochet atau Rajutan adalah proses pembuatan kain dari benang menggunakan hook crochet. Kata ini berasal dari "merenda" kata Perancis, yang berarti hook / hakken. Crocheting, mirip dengan merajut, terdiri dari menarik simpu benang melalui simpul benang lain. Crochet berbeda dari Knitting yang menggunakan 2 jarum brien karena dalam crochet hanya satu simpul benang yang aktif pada satu waktu (satu-satunya pengecualian yang merenda Tunisia), dan bahwa crochet hook digunakan sebagai pengganti jarum rajut.

Ada 2 istilah dan 2 cara dalam merajut :
1. Crochet
Merajut dengan menggunakan jarum hook / hakken.

2. Knitting
Merajut dengan menggunakan jarum brien yang berjumlah 2  buah.


Alat yang dibutuhkan dalam merajut Hakken adalah :
1. Hook / Hakken/Hakpen

Pilih jarum yang sesuai dengan ukuran benang. Karena jika jarumnya terlalu kecil, hasil rajutannya akan terlalu rapat dan kaku. Begitu juga sebaliknya apabila jarumnya terlalu besar hasil rajutannya akan terlihat longgar .

Penggunaan bahan dan ukuran jarum yang disarankan :
1.  Nomor 1/0 utnuk benang katun ukuran 5
2.  Nomor 2/0 - 3/0 untuk benang katun nomor 10, benang rayon, benang wol 2 ply, benang wol lokal.
3.  Nomor 4/0 - 5/0 untuk benang katun nomor 10 - 30, benang wol 4 ply, benang softly cotton 4 ply
4.  Nomor 5/0 - 6/0 untuk benang softly cotton 5 - 6 ply, benang katun nomor 30
5.  Nomor 6/0 - 7/0 untuk benang softly cotton 8 ply
6.  Nomor 7/0 - 8/0 utnuk benang wol katun tebal (soft worsted yarn, benag bulky 10-12 ply)

2. Jarum Jahit
Gunakan jarum jahit berlubang besar. Berfungsi utnuk penyelesaian produk.







3. Meteran

Digunakan untuk mengecek hasil rajutan





4. Gunting











5. Lem Tembak









Digunakan untuk menempelkan hiasan ke kreasi sehingga lebih kuat.

2 komentar:

  1. Sis, boleh tanya ?
    Ada contoh merk untuk benang katun ukuran 10 lokal ndak?
    Saya masih bingung soal ukuran ini.
    Thank you.

    BalasHapus
  2. masih bingung dengan ukuran benang kak,,,,

    BalasHapus